Selasa, 16 Oktober 2012

segmentasi pasar


SEGMENTASI PASAR

BAB I
PENDAHULUAN
1 a.    Latar belakang
Dalam jaman seperti  ini mungkin perusahaan harus melakukan segmentasi pasar untuk memenuhi keinginan produsen dan supaya barang yang dipasarkan menjangkau masyarakat luas. Segmentasi pasar  adalah cara yang efektif untuk meningkatkan efektivitas pemasaran Anda, dibandingkan jika Anda melakukan pemasasaran dengan cara yang sama untuk seluruh target pasar Anda. Segmentasi pasar  ini tugas penting bagi semua marketing perusahaan yang menginginkan  produk yang di buatnya laris di pasaran.
b b   Rumusan masalah
1.       Definisi segmentasi pasar  ?
2.       Mengapa produsen melakukan segmentasi pasar ?
3.       Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Melakukan Segmentasi ?
4.       Manfaat dan kelemahan segmentasi ?
5.       Tingkat segmentasi pasar ?
6.       peranan segmentasi dalam marketing ?
C.      Tujuan
1. Menyalurkan uang dan usaha ke pasar potensial yang paling menguntungkan
2. Merencanakan produk yang dapat memenuhi permintaan pasar
3. Menentukan cara-cara promosi yang paling tepat bagi perusahaan
4. memilih media advertensi yang lebih baik dan menemukan bagaimana mengalokasikan        secara baik.
5. Mengatur waktu yang sebaik-baiknya dalam promosi
6. Para penjual atau perusahaan akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menempatkan (mengarahkan) serta membandingkan kesempatan-kesempatan atau harapan-harapan dalam pemasaran sehingga dapat mempelajari kebutuhan tiap segmen
7. Para penjual dapat menggunakan pengetahuannya untuk menanggapi usaha pemasaran     yang berbeda-beda sehingga dapat mengalokasikan anggarannya dengan lebih tepat terhadap berbagai segmen.
8. Penjual dapat mengatur lebih baik produksnya dengan cara pemasarannya.





BAB II
PEMBAHASAN


1.      Definisi segmentasi pasar
Menurut para ahli :
1.       Swastha & Handoko (1997) mengartikan segmentasi pasar sebagai kegiatan membagi–bagi pasar/market yang bersifat heterogen kedalam satuan–satuan pasar yang bersifat homogen. Sedangkan, 
2.      Definisi yang diberikan oleh Pride & Ferrel (1995) mengatakan bahwa segmentasi pasar adalah suatu proses membagi pasar ke dalam segmen-segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli. 
3.      Di lain pihak Pride & Ferrel (1995) mendefinisikan segmentasi pasar sebagai suatu proses pembagian pasar keseluruhan menjadi kelompok–kelompok pasar yang terdiri dari orang–orang yang secara relatif memiliki kebutuhan produk yang serupa.

2.      Mengapa produsen melakukan segmentasi pasar
Segmentasi pasar merupakan salah satu hal yang krusial. Setiap manajer pemasaran sudah seharusnya memahami segmentasi pasar. Segmentasi telah menjadi bagian utama dari strategi marketing mana pun yang harus diperhatikan, supaya manajer pemasaran bisa membuat keputusan berkenaan dengan pasar yang dimaksud. Segmentasi atau membagi pasar menjadi beberapa segmen adalah dasar atau fondasi dari kinerja bisnis yang superior. Penting sekali untuk mengerti apa saja kebutuhan dan keinginan konsumen supaya kita mampu merancang strategi pemasaran yang efektif. Setiap perusahaan kini dituntut untuk dapat semakin mengerti kebutuhan konsumen serta menciptakan produk yang dapat memuaskan kebutuhan mereka karena kebutuhan menjadi semakin berbeda/unik dan juga karena faktor teknologi yang semakin maju.

3.      Hal-hal yang mempengaruhi segmentasi pasar
Pengusaha yang melakukan segmentasi pasar akan berusaha mengelompokkan konsumen kedalam beberapa segmen yang secara relatif memiliki sifat-sifat homogen dan kemudian memperlakukan masing-masing segmen dengan cara atau pelayanan yang berbeda.
Seberapa jauh pengelompokkan itu harus dilakukan, nampaknya banyak faktor yang terlebih dahulu perlu dicermati. Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Variabel-Variabel Segmentasi
      Sebagaimana diketahui bahwa konsumen memiliki berbagai dimensi yang dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan segmentasi pasar. Penggunaan dasar segmentasi yang tepat dan berdaya guna akan lebih dapat menjamin keberhasilan suatu rencana strategis pemasaran. Salah satu dimensi yang dipandang memiliki peranan utama dalam menentukan segmentasi pasar adalah variabel-variabel yang terkandung dalam segmentasi itu sendiri, dan oleh sebab ituperlu dipelajari.
Dalam hubungan ini Kotler (1995) mengklasifikasikan jenis-jenis variabel segmentasi sebagai berikut:

a. Segmentasi Geografi
       Segmentasi ini membagi pasar menjadi unit-unit geografi yang berbeda, seperti negara, propinsi, kabupaten, kota, wilayah, daerah atau kawasan. Jadi dengan segmentasi ini, pemasar memperoleh kepastian kemana atau dimana produk ini harus dipasarkan.

b. Segmentasi Demografi
       Segmentasi ini memberikan gambaran bagi pemasar kepada siapa produk ini harus ditawarkan. Jawaban atas pertanyaan kepada siapa dapat berkonotasi pada umur, jenis kelamin, jumlah anggota keluarga, siklus kehidupan keluarga seperti anak-anak, remaja, dewasa, kawin/ belum kawin, keluarga muda dengan satu anak, keluarga dengan dua anak, keluarga yang anak-anaknya sudah bekerja dan seterusnya. Dapat pula berkonotasi pada tingkat penghasilan, pendidikan, jenis pekerjaan, pengalaman, agama dan keturunan
misalnya: Jawa, Madura, Bali, Manado, Cina dan sebagainya.

c. Segmentasi Psikografi
     Pada segmentasi ini pembeli dibagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan:
 1. Status sosial, misalnya: pemimpin masyarakat, pendidik, golongan elite, golongan            menengah, golongan rendah.
2. Gaya hidup misalnya: modern, tradisional, kuno, boros, hemat, mewah dan sebagainya.
3. Kepribadian, misalnya: penggemar, pecandu atau pemerhati suatu produk.

d . Segmentasi Tingkah Laku
      Segmentasi tingkah laku mengelompokkan pembeli berdasarkan pada pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi mereka terhadap suatu produk. Banyak pemasar yakin bahwa variabel tingkah laku merupakan awal paling baik untuk membentuk segmen pasar.

4.      Manfaat dan kelemahan segmentasi pasar
Banyaknya perusahaan yang melakukan segmentasi pasar atas dasar pengelompokkan variabel tertentu. Dengan menggolongkan atau mensegmentasikan pasar seperti itu, dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan mempunyai motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan dan yang lebih penting lagi agar operasi perusahaan dalam jangka panjang dapat berkelanjutan dan kompetitif (Porter, 1991).

             Manfaat yang lain dengan dilakukannya segmentasi pasar, antara lain:
1. Perusahaan akan dapat mendeteksi secara dini dan tepat mengenai kecenderungan-kecenderungan dalam pasar yang senantiasa berubah.
2. Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
3. Dapat menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif.
4. Dapat mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
5. Dapat digunakan untuk mengukur usaha promosi sesuai dengan masa atau periode-periode dimana reaksi pasar cukup besar.

          Gitosudarmo (2000) menambahkan manfaat segmentasi pasar ini, sebagai berikut:
1. Dapat membedakan antara segmen yang satu dengan segmen lainnya.
2. Dapat digunakan untuk mengetahui sifat masing-masing segmen.
3. Dapat digunakan untuk mencari segmen mana yang potensinya paling besar.
4. Dapat digunakan untuk memilih segmen mana yang akan dijadikan pasar sasaran.

          Sekalipun tindakan segmentasi memiliki sederetan keuntungan dan manfaat, namun juga mengandung sejumlah resiko yang sekaligus merupakan kelemahan-kelemahan dari tindakan segmentasi itu sendiri, antara lain:
1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek.
2. Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan.
3. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon.
4. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa.
Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya kanibalisme sesama produsen untuk produk dan segmen yang sama.

5.      Tingkat segmentasi pasar dan peranan segmentasi dalam marketing
Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda.
a.       Pemasaran missal
Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen.
      b. Pemasaran segmen
Pemasarn segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian.
      c. Pemasaran ceruk
Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit.
      d. Pemasaran mikro
Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.
6.      Peranan segmentasi dalam marketing .
1.      Memungkinkan kita untuk lebih fokus masuk ke pasar sesuai keunggulan kompetitif perusahaan kita.
2.      Mendapatkan input mengenai peta kompetisi dan posisi kita di pasar.
3.      Merupakan basis bagi kita untuk mempersiapkan strategi marketing kita selanjutnya.
4.      Faktor kunci mengalahkan pesaing dengan memandang pasar dari sudut unik dan cara yang berbeda.


KESIMPULAN
Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian segmentasi pasar yaitu sebagai kegiatan membagi–bagi pasar yang bersifat heterogen kedalam satuan–satuan pasar yang bersifat homogen.
Segmentasi pasar sangatlah penting di dalam bisnis dan pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris-iris pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha.
Dengan menggolongkan atau mensegmentasikan pasar, dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan mempunyai motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan dan yang lebih penting lagi agar operasi perusahaan dalam jangka panjang dapat berkelanjutan dan kompetitif.




DAFTAR PUSATAKA :


Selasa, 29 Mei 2012

HARAPAN BANGSA

 MEREKA YANG TIDAK PENAH SURUT.
Modal mereka barangkali cuman semangat  tetapi dengan titik bekal itu. Kehadiran lembaga nirlaba ini begitu penting dalam memberantas penyakit korupsi di Negara ini. Banyak kasus korupsi terbongkar atas jerih payah mereka. Tak sedikit pejabat public bongkar balik masuk pengadilan dan merasakan dinginnya sel tahanan. Tekanan yang datang silih berganti seperti tak pernah di rasakan di pundak anak-anak  muda inilah sebagian harapan di tumpuhkan.
            Jumlah mereka tak jelas mungkin ratusan bahkan ribuan. Mereka datang dengan semangat peduli terhadap ancaman praktek korupsi di negri ini. Niat mereka baik untuk meberantas korupsi, tapi ada yang bilang itu semua hanya batu loncatan untuk pendirinya dan pengurusnya supaya bisa masuk partai politik. Indonesia corruption watch (icw) didirikan sesaat setelah kejatuhan rezim soeharto icw mengungkit banyak kasus korupsi. Menjadi modal gerakan anti rasuah di berbagai daerah. Menggalang dana public agar mandiri. Icw membongkar sejumlah skandal korupsi kakap sebagian sudah diputus pengadilan. Tapi tak jarang juga di hentikan.
1.      Juni 1999
Dugaan korupsi jaksa agung andi ghalib jendral bintang 3 itu dituduh meneriman dari konglomerat yang berpekara di kejaksaan.
2.      April 2005
Dugaan korupsi pengadaian pembangkit PLTG borong, Sumatra selatan.direktur utama PT. PLN eddie midiono sempat menjadi tersangka.
3.      Desember 2005
Laporan dugaan korupsi informasi pelanggan PLN Jakarta raya dan tangerang di vonis 5 tahun eddie widiono
4.      11 febuari
Dugaan pengelumbungan biaya tiket diplomat di laporan ke jaksa agung
5.      26 maret 2010
Dugaan korupsi mesin jahit di departement social di laporan ke kpk. Mantan mentri social bacthiar chamsyah di vonis satu setengan tahun.
6.      1 juni 2010
Dugaan korupsi pada rekening gendut pada sejumlah  perwira tinggi kepolisian masih di selidiki kpk.
Icw pun pernah di Tanya “bagaimana icw mengembangkan regenerasi sehigga tidak melahirkan aktivis nakal” dan inilah jawaban dari icw “sumberdaya manusia di seleksi dari awal dengan system uji coba, yang bagus kami rekrut melawan korupsi membutuhkan kecerdasaan dan orang-orang pintar. Jangan bicara kejahatan tapi semangat.
Selain icw ada juga organisasi anti korupsi yaitu somasi. Somasi adalah puluhan ulama. Mereka melwan korupsi di dasarkan atas kitab-kitab al quran karena “islam mengajarkan anti korupsi”. Para ulama itu menerbitkan buku fiqh korupsi amanah vs kekuasan dan buku itu mencabut akar korupsi. Para ulama tersebut juga sudah pernah memberantas kasus-kasus korusi di negri ini:
1.      Tahun 2005
Melaporkan korupsi APBD nusa tenggara barat, yang belakangan menyerat bekas gubernur lalu serinata dan 18 anggotan dewan perwakilan daerah provinsi. Tahun itu juga somasi melaporkan kasus korupsi APBD Lombok tengah tahun anggaran 2001 senilai Rp. 1,6 miliar
2.      Tahun 2008
Melaporkan kasus korupsi bank NTB periode 2007-2009, meliputi korupsi penyaluran kredit Rp. 28,4 miliar, honor kepala daerah Rp. 9,51 miliar dan honor pengurus bank NTB periode 2003-2007 Rp. 1,6 miliar.
            Selain icw dan somasi garut governance watch yang berasl dari garut, jawa barat. Lahir dengan banyak kekurangan, setoran kota amgkutan kota milik salah seorang pendiri menjadi tumpuan alih-alih berhenti. Mereka makin rajin mengivestasi gaji banyak kasus korupsi membina partisipasi public mengawasi transparansi di 28 desa. Tujuan mereka yaitu “untuk kami ajak masyarakat untuk transparan dari satuan pemerintahan terkecil. Kami berharap nilai itu nantinya mengepung pemerintah garut yang sudah karut-karutan” kata agus.  
            Mengendus rasuah di serambi mekah, itulah anti korupsi yang berasal dari aceh. Gerakan yang di galang T. MUHAMMAD ZULFIKAR. Tak Cuma mengawal isu lingkungan wahana lingkungan hidup Indonesia (walhi) aceh juga membongkat berbagai praktek korupsi yang bersinggungan dengan proyek eksploitasi sumber daya alam ikut membidani lahirnya pergerakan anti korupsi. Berikut ini tonggal walhi di tanah rencong:
1.      Periode 1993-1998
(era daerah operasi korupsi) menyurakan isu-isu korupsi.
2.      Periode 1998-2003
a.      Aktif melakukan kampanye lingkungan proyek ladia galaska
b.      Mendampingi korban pelangaran hak asasi
c.       Menyoroti isu korupsi ladia galaska
3.      Periode 2003-2006
a.      Membangun aliansi anti korupsi aceh damai tampa korupsi
b.      Menyoroti isu korupsi ladia galaska, kasus helicopter gubernur Abdullah putch, dan kasus lelang kayu sitaan
4.      Periode 2006-sekarang
a.      Mengawasi korupsi ladia galaska
b.      Menyeruakan kasus penerbit izin rawa tripa

Orang kampung memberantas korupsi, itulah kalimat yang di ucapkan oleh anggota-anggota KP2KKN (komite penyelidikan dan pemberantas korupsi, kolusi dan nepotisme) yang beasal dari semarang jawa tengah sebagai daerah operasi pemberantas korupsi lebih dari sepuluh tahun perjalanannya, lembaga ini berhasil mengatur banyak kepala daerah dan kota provinsi itu masuk bui. Namun mereka tak lepas dari kritik karena menerima dana dari pemerintah daerah. Jejak kp2kkn memberansa korupsi :
1.      Tahun 1998
Melaporkan kasus korupsi dugaan korupsi pemberian 100 mobil dina gubernur suwardi kepala anggota DPRD jawa tengah. Hasilnya mobil dinas yang telah di terima oleh anggota dewan harus di cicil ke kas Negara
2.      Tahun 2004
Melaporkan kasus dugaan bagi-bagi uang daridana anggaran pendapatan dan belanja daerah 2004 senilai Rp. 796 juta yang di lalukan batang bambang bintaro kepada anggota DPRD yang berakhir tugasnya  senilai  Rp. 1,9 miliar
3.      Tahun 2006
Melaporkan mantan wali kota magelang fahriyanto dalam 5 kasus dugaan korupsi.
4.      Tahun 2008
Melaporkan bupati rembang m. salih kasus penyimpangan penyertaan modal PT. REMBANG BANHKIT SEJAHTERA JAYA dari APBD 2006 dan 2007 senilai Rp. 5,2 miliar.
5.      Tahun 2011
Melaporkan bupati tegal agus riyanto dalam kasus pembangunan lingkar kota selawi Rp. 3,9 miliar.
                    Kesederhanaan adalah kekuatan itulah kalimat yang di ucapkan oleh oleh pokja 30. Bermula dari forum komunikasi senat mahasiswa. Kelompok kerja 30 menjadi lembaga anti korupsi yang di segani di samiranta, kaltim. Pokja 30 didirikan oleh 30 aktivis dari forum komunikasi senat mahasiswa samarinda contoh kasus:
1.      Tahun 2008
Proyek pengadaan tanah seluas 6 hektar di sungai jepun menelan anggaran Rp. 7 miliar
2.      Tahun 2009
Mengawal kasus dugaan korupsi dana bantuan social kutai kertanegara yang merugikan Negara hingga Rp. 29,7 miliar. 

TANGGAPAN :
                      Sekarang ini organisasi yang mengatas namakan dirinya anti korupsi sudah banyak di negara kita namun tidak berarti korupsi di negara ini sudah berakhir, bahkan menurut saya orang-orang yang korupsi di negara ini semakin banyakdari anggota pemerintahn sampai ke organisasi masyarakat. saya sanga setuju dengan mereka yang anti korupsi sudah seharusnya korupsi di negara ini di berantas karena sangat merugikan negara ini dan masyarakat. kita sebagai penerus bangsa harus memperjuangkan negara ini dari para korupsi karena korupsi tersebutlah yang telah membuat negara tercinta ini menjadi miskin .
                     sebaik para pengurus organisasi tersebut janganlah memanfaatkan organisasi tersebut sebaik batu loncatan untuk masuk ke dalam politik. dan menerut saya memberantas korupsi itu harus di awali dengan diri kita sendiri dan sebaiknya para orgaganisasi tersebut bila akan merekrut anggota baru harus bener dan jelas supaya tidak menumbuhkan aktivis nakal, supaya orgaganisasi tersebut mampuh menuntaskan kasus-kasus korupsi di negara ini dan satu hal lagi tanggapan dari saya sebaiknya pemerintah mendukung organisasi-organisasi anti korupsi tersebut jangan hanya mendukung orgaganisasi anti korupsi yang resmi saja. di tangan merekalah sebagian harapan di tumpuhkan agar negara kita ini terbebas dari korupsi.

Senin, 02 April 2012

WAWASAN NUSANTARA

1. RINGKASAN
Upaya pemerintahan dan rakyat menyelenggarakan kehidupan, memerukan suatu konsepsi yang berupa wawasan nasional yang di maksudkan untuk menjamin kelangsungan hidup, keutuhan wilayah serta jati diri . kata wawasan berasal dari bahasa jawa yaitu wawas ( mawas ) yang artinya melihat atau memandang , jadi kata wawasan dapat di artikan kata pandang atau cara melihat . kehidupan negara senantiasa di pengaruhi oleh perkembangan strategi oleh karena harus memberikan inspirasi untuk mencapai kejayaan . wawasan nasioanal di bentuk dan di jiwai oleh kepahaman kekuasaan dan geopolitik yang dia anut oleh negara yang bersangkutan . geopolitik adalah ilmu yan mempelajari gejala2 politik dari aspek geografi. wawasan nasional indonesia di kembangkan berdarkan wawsan nasional secara universal sehingga di bentuk dan di jiwai oleh aham kekuasan dan geopolotik yang di pakai negara indonesia .
kesadaran manusia indonesia ini menumbuhkan cipta karsa dan karya untuk mempertahankan iksitensidan kelangsuangan hidupnya dari generasi kegenerasi. wawsan nasional merupan pancaran dari pancasila oleh karena itu menhendaki terciptanya persatuan dan keasatuan dengan tidak menghilangkan ciri, sifat dan karakter dari ke bhineka tunggal ika unsur2 pembentuk bangsa ( suku, bangsa , etnis, dan golongan ). sebagai negara kepulauan yang wilayah perairan lautan lebih luas dari pada ilayah daratannya, maka peranan wilayah laut menjadi sangat penting bagi kehidupan bangsa dan bernegara. batas laut teritorial adalah garis khayal yang berjarak 12 mil laut dari garis dasar kearah laut lepas . landas kontinen ialah dasar laut secara geologis maupun morfologis merupan lanjutan dari sebuah kontinen ( benua). zona ekonoi eksekutif dalah jalur laut sebesar 200 mil laut kearah laut terbukadi ukur dari laut dasar.
perjuanga sukua bangsa dalam meraih cita2 pada umumnya tumbuh dan berkembang akibat latar belakang sejarah. wawasan nasional indonesia di warnai pengalaman dalam mengisi kemerdekaan untuk mencapai cita2 agar bangsa indonesia setara dengan bangsa lain . wawasanan nusantara adalah cara pandang bangsa indonsia diri dan tanah airnya sebagai negara kepulaun dengan saspek kehidupan yang beragam. hakekat wawasan nusantara adalah nusantara / nasioanl , dengan pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara dan demi kepentingan nasioanl . fungsi wawasan nusantara adalah pedoman , motivasi, dorongan serta rambu2 dalam menuntukan segalakebijakan bagi seluruh rakyat dalam kehidupan bermasyaratdan bernegara dan berbangsa.

2. pendapat
pemerintahan dan rakyat harus menyelengarakan kehidupannya, berupa wawasan nasional untuk menjamin kelangsungan keutuhan wilayahserta jati diri. bagi suatu negara perang itu sah2 saja untuk lepentingan mencapai tjuan nasional suatu bangsa indonesia menganut paham kepulauan yaitu laut sebagai penghubungan daratan sehingga wilayah negara menjadi satu ke satuan yang utuh sebagai tanah air di sebut negara kepaulan . jadi meskipun beragam2 bangsa, budaya, agama, tetapi tetap harus satu jiwa yaitu indonesia dan harus memajukan bnagsa indoesia ini. supaya tidak tertinngal oleh negara lain sebaik para angkatan bersenjata indonesia harus melundungi negara ini dari bangsa lain supaya tidak satupun pesawat udara asing di perbolehkan melalui ruang udara nasional suatu negara tampa izin negara bersangkuatan.
setiap warga dan aparat negara harus berfikir, berdikaf dan bertindak secara utuk menyeruh dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa termasuk produk- produk yang di hasilakan oleh lembaga negara. bangsa indonesia harus peka dan uasaha mencegah dan mengatasi kondisi mungkin faktor2 penyebab timbulnya disintegrasi bangsa dan mengupayakan terdiri dan terpriharan kesatuan dan kesatuan. setiap warga indesia harus mempunyai jiwa nasionalisme yang tinngi di segala bidang dan rakyatindonesia .

3. saran
sebaiknya setiap warga negara atau pemerintahan harus membangun bangsa indonesia ini dari segala bidang supaya negara tercinta ini bisa maju dan tidak tertinngal oleh negara lain dan semoga pemerintah mapuh mengatasi kemiskinan yang di alami warga2 bawah indonesia. supaya masyarakat nayaman tinggal di negara ini. warga negara harus mempunyai jiwa nasionalisme yang tinngi terhadap bangsa ini . bila perlu tunjukan kepada dunia budaya2 indonesia dari mempunyai berbagai macam2 budaya yang harus di tunjukan kedunia dan warga negara harus memerangi ke terbelakangan kemiskinan, kesenjangan sosial, memberantas kkn , mengusai iptek, kualitas sdm , tranparan dan memelihara kesatuan . kesadaran negara mengalami penurunan yang tajam di bandingkan pada perjuangan fisik.

Jumat, 30 Maret 2012

pendidikan kewarganegaraan

1. ringkasan
perjalanan panjang sejarah bangsa indonesia selama era sebelum dan sesudah penjajahan, sampai pengisian kemerdekan menimbulkan konsisi dan tuntutan yang berbeda hal yang tersebutlah maka tumbuhlah menjadi kekuatan yang yang mampu mendorong prosesnya negara NKRI semangat bangsa indonesia di landaskan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa dan keiklasan untuk berkorban. kompetensi yang di harapkan pemerintahan berupaya untuk menjamin para generasinya penerusnya melalui pendidikan kewarga negaraan ehinggah mampu mengubah dan selalu berkait dengan kontek dinamika budaya bangsa negara dan hubungan internasional . tujuan pendidkan kewarge negaraan untuk menunbuhkan wawasan dan sedaranan negara sikap serta prilaku yang cinta tanah air dan bersedihan bangsa indonesia. wawasan nusantara melalui pendidikan kewarganegarran warga indonesia diharapkan mampu memahami dan mampu memhami dan menganalisa dan menjawab permasalahn yang di hadapi masyarakat bangsa dan negaranya secara kondidten dan bersinambung dengan cita2 dan tujuan nasional seperti yang di gariskan pembuakan bangsa indonesia .
bangsa indonesia adalah sekelompok manusia yang mempunyai kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya satu bnagsa dan berproses di dalam wilayah nusantara/ indonesia. negara adalah suatu organisasi sekmpokan dari sekompok tertentu yang mengetahui adanya suatu yang ketertiban dan sekelompok manusia tersebut. NKRI adalah negara yang berdaulat bangsa dan negaranya dan memberikan gambaran tentang bagaimana terbentuknya bangsa dimana sekempokan manusia yang berada di dalamnya sebagian dari bangsa . pemahaman hak da kewajiban warga negara terdiri dari warga negara , kewajiban warga negara terdiri dari warga negara , kewajiban warga negara , tanggung jawab warga negara, tanggung jawab warga negara dan peran warga negara .
demokrasi adalah sebuah bentuk kekuasan untuk warga negara dan untuk rakyat (demos). menurut konsep demokrasi kekuasaan menyiratkan arti politik dan pemerintahan, sedangkan masyarakat di definisan sebagai warga negara. bentuk demokrasi dalam pemerintah negara dalam pengertian sistem pemerintah dan negara ada dua bentuk demokrasi dalam pemerintah daam sistem antara lain pemenritahan monarki dan republika. prinsip dasar dalam pemerintahan dalam uud 1945 bahwa negara indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum ,sistem konsistusi ,kekuaaan negara yang tertinggi adalah di tangan mpr. kerangka dasar kehidupan nasioanal meliput keterkaitan antara filsafah pancasila uud1945 , wawasan nusantara dan ketahan nasioanl . hubungan pancasila dan bangsa adalah sila2 daalam menjadi falsafah da cita cita bangsa inonesia . cita2 negara bangsa indonesia yang luhur kemudaian menjadi cita2 negara karena pancasla merupakan landasan idealisme negara kesatuan bangsa indonesia . karena sila2 yang ada merupakan kebeneran hakiki yang perlu di wjudkan . perguruan tinngi perlu mendapatka pendidikan kewarga negaraan karena pergutuan tinggi sebagai intitusi ilmiah yang bertugas secara terus menerus mengembangkan ilmu pengetahuan dan perguruan tinggi sebagai intrmen nasioanal bertugas sebagai penceta kader2pemimpin bangsa. pendidkan kearga negaran di perguruan tinggi di berikan pemahaman filsofi decara ilmiah meliputi pook bahasan yaitu , waawasan nusantara , ketahan nasional , politik dan strategi nasional .

2. opini
perjalanan bangsa indonesia untuk mencapai kemerdekaan di dasarkan oleh jiwa , tekad , semnagat kebangsaan . semua itu tumbuh serta mencapai NKRI . sekarang perjuangan itu dah pasang surut sesuai bermasyarakat , berbangsa dan bernegara . hal tersebut di pengaruhi oleh globalisasi . semoga generasi sekaarang mampuh mengubah masa depan negara ini dengan dinamika kebudayaan , kenegaraan , bangsa dan hubungan internasional dan semoga generasi sekarang mampuh ntuk cinta tanah air dan memperjuangkan bangsa ini.
bangsa indonesia adalah negara kesatuan dan setiap orang nya memiliki kesamaan asal keturunan dat, bahasa, dan sejarah . warga negara mempunyai tanggung jawab untuk mensejahterakan bangsa indonesia salah satuannya ikut tertib dalam memecahan masalah2 bangsa ini . menurut montesque menyatakan bahwa kekuasaan negara harus dan dilaksanakan oleh tiga orang atau badan yang berbeda - beda dan terpisah satu sama lainnya. jadi pendidikan kewarganegaraan supaya warga tau seluk beluk bangsa indonesia ini ataupun bangsa pemimpina2 bangsa .

3. saran
sebaiknya warga negara indonesia harus mempelajari pendidikan kewarga negaraan lebih luas lagi sejak sd, smp , sma dan mahasiswa bila perlu warga2 negara yang tidak sekolah ataupun orang2 tua karena dari situ lah kita mengetahui pendidikan kewarga negaran adalah hubungan negara dengan warga negara , antara negara sertapeendidikan pendahuluan bela negara .

Senin, 09 Januari 2012

Harapan koperasi indonesia ke depannya

saat ini perkembangan koperasi di indonesia belum menunjukan perkembangan yang signifikan. banyak koperasi yang menonjolkan asas kekeluargaan, karena sejak awal model-modelnya adalah model persaingan sempurna,bukan kerjasama sempurna.seharusnya koperasi itu meluas ke masyarakat umum jangan hanya mensejahterakan setiap anggotannya. banyak koperasi yang kekurangan modal dan sebaiknya pihak pemerintah turut andil dalam koperasi indonesia dan memberikan atau meminjamkan dana kepada koperasi yang kurang dana..
harapan kedepan terhadap kopersi indonesia semoga koperasi indonesia meluas bukan hanya untuk kalangan bawah , upaya membangun koperasi yang memiliki daya saing, efisiensi, budaya perusahaan (corporate culture), dan inovasi, menjadi hal yang tak terhindarkan bagi koperasi indonesiaa. sebaiknya pemerintah ikut membangun koperasi indonesia dengan cara memberikan falisilitas dan modal kepada koperasi yang belum berkembangan pesat. Oleh karena itu kita semua berupaya mengangkat atau membawa kembali koperasi kedalam mainstream pembangunan bangsa. Semoga pada akhir hari nanti, bukan hanya pertanyaan-pertanyaan mengenai harapan koperasi tetapi juga jawaban yang bermakna dan konkret bagi pengembangan koperasi di era globalisasi.

Kamis, 15 Desember 2011

kondisi koperasi indonesia

Kondisi koperasi di Indonesia saat ini sangat memperihatinkan. Sebanyak 27 persen dari 177.000 koperasi yang ada di Indonesia atau sekitar 48.000 koperasi kini tidak aktif. Hal itu mengindikasikan kondisi koperasi di Indonesia saat ini masih memprihatinkan. “Angka koperasi yang tidak aktif memang cukup tinggi. Saat ini jumlah koperasi di Indonesia ada sekitar 177 ribu dan yang tidak aktif mencapai 27 persen,” jelas Guritno Kusumo, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM.
Ia mengatakan, ada bebeapa faktor penyebab banyaknya koperasi tidak aktif, di antaranya pengelolaan yang tidak profesional. Namun demikian hingga kini kementerian masih melakukan pendataan untuk mengetahui hal tersebut.
Mengapa perkoperasian Indonesia sulit maju?
Dalam hal ini, kementrian terus melakukan pengkajian. Rencananya koperasi yang tidak sehat tersebut akan dipilah sesuai kondisinya. Namun bila sudah tidak ada pengurusnya, koperasi yang tidak aktif tersebut akan dibubarkan.
Ilmu ekonomi ternyata tidak meningkatkan kecintaan para ekonomi pada bangun perusahaan koperasi yang menonjolkan asas kekeluargaan, karena sejak awal model-modelnya adalah model persaingan sempurna,bukan kerjasama sempurna. Ajaran ilmu ekonomi Neoklasik adalah bahwa efisiensi yang tinggi hanya dapat dicapai melalui persaingan sempurna. Inilah awal ideologi ilmuekonomi yang tidak mengajarkan sosiologi ekonomi ajaran Max Weber, sosiolog Jerman,bapak ilmu sosiologi ekonomi. Ajaran Max Weber ini sebenarnya sesuai dengan ajaran awalAdam Smith (Theory of Moral Sentiments, 1759) dan ajaran ekonomi kelembagaan dari JohnCommons di Universitas Wisconsin (1910).Koperasi yang merupakan ajaran ekonomi kelembagaan ala John Commons mengutamakankeanggotaan yang tidak berdasarkan kekuatan modal tetapi berdasar pemilikan usahabetapapun kecilnya.

Berikut ini merupakan lambang – lambang koperasi : ( dari : Ignatius world)
.belum efektif dijalankan sesuai dengan fungsinya, khususnya dalam bidang memajukan tingkat perrekonomian koperasi di Indonesia adalah :

1) Perisai
Perisai memiliki arti yaitu Upaya keras yang ditempuh secara trus menerus. Hanya orang yang bekerja keras yang dapat menjadi anggota koperasi. Menurut saya bangsa indonesia belum menerapkan namanya kerja keras. Masyarakat yang menjadi anggota koperasi di Indonesia tidak mau bekerja keras, tetapi hanya mau hasil yang instan, tidak mau berusaha dengan keras, itu yang belum sama sekali mendukung arti dan lambing dari perisai itu sendiri.
2) Rantai (sebelah kiri)
Artinya adalah ikatan persaudaraan yang kuat antara anggota koperasi. Tetapi dilihat secara lebih teliti lagi, bahwa ikatan yang timbul tidak mengcangkup semua anggota. Sekarang para anggota sudah merupakan arti pentingnya persaudaraan, tetapi mereka lebih mengutamakan arti sifat perorangan seperti yang dilakukan dinegara liberalis, bukan kesatuan.
3) Kapas dan Padi (sebelah kiri)
Memuiliki ari yaitu kemakmuran anggota koperasi, Tetapi pada kenyataannya kemakmuran tersebut belum terlealisasikan secara umum. Masih banyak tingkat kesenjangan yang melanda masyarakat di indonesia, khususnya koperasi, antar anggota tidak sama hak dan kewajiban yang mereka terima, itu yang menyebabkan tingkat kesenjangan yang antara para anggota.
4) Timbangan
Sebenarnya yang menjadi arti dari timbangan tidak jauh beda dengan arti dari padi dan kapas, yaitu keadilan dari para anggota koperasi mengenai hak dan kewajiban. Seperti halnya dengan padi dan kapas, hal keadilan belum menjamah para anggota koperasi secara lebih menyeluruh.
5) Bintang
Bahwa Anggota Koperasi yang baik adalah yang mengindahkan nilai-nilai keyakinan dan kepercayaan, yang mendengarkan suara hatinya. Namun pada kenyataannya anggota koperasi masih ada yang tidak peduli satu sama lain, dan tidak mengindahkan suara hatinya, kerena mereka banyak yang mengambil uang dari simpanan para anggota (korupsi).
6) Pohon Beringin
Simbol kehidupan, sebagaimana pohon dalam Gunungan wayang yang dirancang oleh Sunan Kalijaga. Dahan pohon disebut kayu (dari bahasa Arab “Hayyu”/kehidupan). Timbangan dan Bintang dalam Perisai menjadi nilai hidup yang harus dijunjung tinggi. Karena nilai – nilai bintang dan perisai belum dipakai oleh masysrakat Indonesia, secara otomatis arti penting kehidupan dalam berkoperasi belum dijalankan.
7) Koperasi Indonesi
Memiuliki arti bahwa setiap Negara harus mempunyai arti dan nilai nilai tersendiri. Dalam hal yang ini, saya merasa setuju, karena bangsa Indonesia sudah mempunyai arti dan nilai nilai tersendiri, dan tidak merupakan plagiat dari bangsa lain, meskipun mungkin ada azas yang sama dengan Negara lain.


sumber :
http://agrma.wordpress.com/2011/11/13/koperasi-indonesia-saat-ini/

Senin, 12 Desember 2011

kondisi ekonomi indonesia pada awal masa order baru

Di awal Orde Baru, Suharto berusaha keras membenahi ekonomi Indonesia yang terpuruk, dan berhasil untuk beberapa lama. Kondisi ekonomi Indonesia ketika Pak Harto pertama memerintah adalah keadaan ekonomi dengan inflasi sangat tinggi, 650% setahun,” kata Emil Salim, mantan menteri pada pemerintahan Suharto.

Orang yang dulu dikenal sebagai salah seorang Emil Salim penasehat ekonomi presiden menambahkan langkah pertama yang diambil Suharto, yang bisa dikatakan berhasil, adalah mengendalikan inflasi dari 650% menjadi di bawah 15% dalam waktu hanya dua tahun. Untuk menekan inflasi yang begitu tinggi, Suharto membuat kebijakan yang berbeda jauh dengan kebijakan Sukarno, pendahulunya. Ini dia lakukan dengan menertibkan anggaran, menertibkan sektor perbankan, mengembalikan ekonomi pasar, memperhatikan sektor ekonomi, dan merangkul negara-negara barat untuk menarik modal.

Setelah itu di keluarkan ketetapan MPRS No.XXIII/MPRS/1966 tentang Pembaruan Kebijakan ekonomi, keuangan dan pembangunan. Lalu Kabinet AMPERA membuat kebijakan mengacu pada Tap MPRS tersebut adalah sebagai berikut.

1. Mendobrak kemacetan ekonomi dan memperbaiki sektor-sektor yang menyebabkan kemacetan, seperti :

a. Rendahnya penerimaan Negara

b. Tinggi dan tidak efisiennya pengeluaran Negara

c. Terlalu banyak dan tidak produktifnya ekspansi kredit bank

d. Terlalu banyak tunggakan hutang luar negeri penggunaan devisa bagi impor yang sering kurang berorientasi pada kebutuhan prasarana.

1. Debirokratisasi untuk memperlancar kegiatan perekonomian.
2. Berorientasi pada kepentingan produsen kecil.

Untuk melaksanakan langkah-langkah penyelamatan tersebut maka ditempuh cara:

1. Mengadakan operasi pajak
2. Cara pemungutan pajak baru bagi pendapatan perorangan dan kekayaan dengan menghitung pajak sendiri dan menghitung pajak orang.

Menurut Emil Salim, Suharto menerapkan cara militer dalam menangani masalah ekonomi yang dihadapi Indonesia, yaitu dengan mencanangkan sasaran yang tegas. Pemerintah lalu melakukan Pola Umum Pembangunan Jangka Panjang (25-30 tahun) dilakukan secara periodik lima tahunan yang disebut Pelita(Pembangunan Lima Tahun) yang dengan melibatkan para teknokrat dari Universitas Indonesia, dia berhasil memperoleh pinjaman dari negara-negara Barat dan lembaga keuangan seperti IMF dan Bank Dunia.

Liberalisasi perdagangan dan investasi kemudian dibuka selebarnya. Inilah yang sejak awal dipertanyakan oleh Kwik Kian Gie, yang menilai kebijakan ekonomi Suharto membuat Indonesia terikat pada kekuatan modal asing.

Pelita berlangsung dari Pelita I-Pelita VI.

1. 1. Pelita I (1 April 1969 – 31 Maret 1974)

Dilaksanakan pada 1 April 1969 hingga 31 Maret 1974 yang menjadi landasan awal pembangunan Orde Baru.

* Tujuan Pelita I :

Untuk meningkatkan taraf hidup rakyat dan sekaligus meletakkan dasar-dasar bagi pembangunan dalam tahap berikutnya.

* Sasaran Pelita I :

Pangan, Sandang, Perbaikan prasarana, perumahan rakyat, perluasan lapangan kerja, dan kesejahteraan rohani.

* Titik Berat Pelita I :

Pembangunan bidang pertanian sesuai dengan tujuan untuk mengejar keterbelakangan ekonomi melalui proses pembaharuan bidang pertanian, karena mayoritas penduduk Indonesia masih hidup dari hasil pertanian.

Muncul peristiwa Marali (Malapetaka Limabelas Januari) terjadi pada tanggal 15-16 Januari 1947 bertepatan dengan kedatangan PM Jepang Tanaka ke Indonesia. Peristiwa ini merupakan kelanjutan demonstrasi para mahasiswa yang menuntut Jepang agar tidak melakukan dominasi ekonomi di Indonesia sebab produk barang Jepang terlalu banyak beredar di Indonesia. Terjadilah pengrusakan dan pembakaran barang-barang buatan Jepang.

1. 2. Pelita II (1 April 1974 – 31 Maret 1979)

Sasaran yang hendak di capai pada masa ini adalah pangan, sandang, perumahan, sarana dan prasarana, mensejahterakan rakyat, dan memperluas lapangan kerja . Pelita II berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi rata-rata penduduk 7% setahun. Perbaikan dalam hal irigasi. Di bidang industri juga terjadi kenaikna produksi. Lalu banyak jalan dan jembatan yang di rehabilitasi dan di bangun.

1. 3. Pelita III (1 April 1979 – 31 Maret 1984)

Pelita III lebih menekankan pada Trilogi Pembangunan yang bertujuan terciptanya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Arah dan kebijaksanaan ekonominya adalah pembangunan pada segala bidang. Pedoman pembangunan nasionalnya adalah Trilogi Pembangunan dan Delapan Jalur Pemerataan. Inti dari kedua pedoman tersebut adalah kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat dalam suasana politik dan ekonomi yang stabil.

Isi Trilogi Pembagunan adalah sebagai berikut.

1. Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepada terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
2. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
3. Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis.

1. 4. Pelita IV (1 April 1984 – 31 Maret 1989)

Pada Pelita IV lebih dititik beratkan pada sektor pertanian menuju swasembada pangan dan meningkatkan ondustri yang dapat menghasilkan mesin industri itu sendiri. Hasil yang dicapai pada Pelita IV antara lain swasembada pangan. Pada tahun 1984 Indonesia berhasil memproduksi beras sebanyak 25,8 ton. Hasil-nya Indonesia berhasil swasembada beras. kesuksesan ini mendapatkan penghargaan dari FAO(Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia) pada tahun 1985. hal ini merupakan prestasi besar bagi Indonesia. Selain swasembada pangan, pada Pelita IV juga dilakukan Program KB dan Rumah untuk keluarga.

1. 5. Pelita V (1 April 1989 – 31 Maret 1994)

Pada Pelita V ini, lebih menitik beratkan pada sektor pertanian dan industri untuk memantapakan swasembada pangan dan meningkatkan produksi pertanian lainnya serta menghasilkan barang ekspor.

Pelita V adalah akhir dari pola pembangunan jangka panjang tahap pertama. Lalu dilanjutkan pembangunan jangka panjang ke dua, yaitu dengan mengadakan Pelita VI yang di harapkan akan mulai memasuki proses tinggal landas Indonesia untuk memacu pembangunan dengan kekuatan sendiri demi menuju terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

1. 6. Pelita VI (1 April 1994 – 31 Maret 1999)

Titik beratnya masih pada pembangunan pada sektor ekonomi yang berkaitan dengan industri dan pertanian serta pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pendukungnya. Sektor ekonomi dipandang sebagai penggerak utama pembangunan. Pada periode ini terjadi krisis moneter yang melanda negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia. Karena krisis moneter dan peristiwa politik dalam negeri yang mengganggu perekonomian menyebabkan rezim Orde Baru runtuh.

Disamping itu Suharto sejak tahun 1970-an juga menggenjot penambangan minyak dan pertambangan, sehingga pemasukan negara dari migas meningkat dari $0,6 miliar pada tahun 1973 menjadi $10,6 miliar pada tahun 1980. Puncaknya adalah penghasilan dari migas yang memiliki nilai sama dengan 80% ekspor Indonesia. Dengan kebijakan itu, Indonesia di bawah Orde Baru, bisa dihitung sebagai kasus sukses pembangunan ekonomi.

Keberhasilan Pak Harto membenahi bidang ekonomi sehingga Indonesia mampu berswasembada pangan pada tahun 1980-an diawali dengan pembenahan di bidang politik. Kebijakan perampingan partai dan penerapan azas tunggal ditempuh pemerintah Orde Baru, dilatari pengalaman masa Orde Lama ketika politik multi partai menyebabkan energi terkuras untuk bertikai. Gaya kepemimpinan tegas seperti yang dijalankan Suharto pada masa Orde Baru oleh Kwik Kian Gie diakui memang dibutuhkan untuk membenahi perekonomian Indonesia yang berantakan di akhir tahun 1960.

Namun, dengan menstabilkan politik demi pertumbuhan ekonomi, yang sempat dapat dipertahankan antara 6%-7% per tahun, semua kekuatan yang berseberangan dengan Orde Baru kemudian tidak diberi tempat.

Kondisi Ekonomi Indonesia Pada Akhir Masa Orde Baru

Pelita VI (1 April 1994 – 31 Maret 1999)

Pada masa ini pemerintah lebih menitikberatkan pada sektor bidang ekonomi. Pembangunan ekonomi ini berkaitan dengan industri dan pertanian serta pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pendukungnya.

Namun Pelita VI yang diharapkan menjadi proses lepas landas Indonesia ke yang lebih baik lagi, malah menjadi gagal landas dan kapal pun rusak.

Indonesia dilanda krisis ekonomi yang sulit di atasi pada akhir tahun 1997. Semula berawal dari krisis moneter lalu berlanjut menjadi krisis ekonomi dan akhirnya menjadi krisis kepercayaan terhadap pemerintah. Pelita VI pun kandas di tengah jalan.

Kondisi ekonomi yang kian terpuruk ditambah dengan KKN yang merajalela, Pembagunan yang dilakukan, hanya dapat dinikmati oleh sebagian kecil kalangan masyarakat. Karena pembangunan cenderung terpusat dan tidak merata. Meskipun perekonomian Indonesia meningkat, tapi secara fundamental pembangunan ekonomi sangat rapuh.. Kerusakan serta pencemaran lingkungan hidup dan sumber daya alam. Perbedaan ekonomi antar daerah, antar golongan pekerjaan, antar kelompok dalam masyarakat terasa semakin tajam.. Terciptalah kelompok yang terpinggirkan (Marginalisasi sosial). Pembangunan hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi tanpa diimbangi kehidupan politik, ekonomi, dan sosial yang demokratis dan berkeadilan.

Pembagunan tidak merata tampak dengan adanya kemiskinan di sejumlah wilayah yang menjadi penyumbang devisa terbesar seperti Riau, Kalimantan Timur, dan Irian. Faktor inilah yang selantunya ikut menjadi penyebab terpuruknya perekonomian nasional Indonesia menjelang akhir tahun 1997.membuat perekonomian Indonesia gagal menunjukan taringnya.
Namun pembangunan ekonomi pada masa Orde Baru merupakan pondasi bagi pembangunan ekonomi selanjutnya.

Dampak Positif Kebijakan ekonomi Orde Baru :

1. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi karena setiap program pembangunan pemerintah terencana dengan baik dan hasilnyapun dapat terlihat secara konkrit.
2. Indonesia mengubah status dari negara pengimpor beras terbesar menjadi bangsa yang memenuhi kebutuhan beras sendiri (swasembada beras).
3. Penurunan angka kemiskinan yang diikuti dengan perbaikan kesejahteraan rakyat.
4. Penurunan angka kematian bayi dan angka partisipasi pendidikan dasar yang semakin meningkat.

Dampak Negatif Kebijakan ekonomi Orde Baru :

1. Kerusakan serta pencemaran lingkungan hidup dan sumber daya alam
2. Perbedaan ekonomi antardaerah, antargolongan pekerjaan, antarkelompok dalam masyarakat terasa semakin tajam.
3. Terciptalah kelompok yang terpinggirkan (Marginalisasi sosial)
4. Menimbulkan konglomerasi dan bisnis yang erat dengan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme)
5. Pembagunan yang dilakukan hasilnya hanya dapat dinikmati oleh sebagian kecil kalangan masyarakat, pembangunan cenderung terpusat dan tidak merata.
6. Pembangunan hanya mengutamakan pertumbuhan ekonomi tanpa diimbangi kehidupan politik, ekonomi, dan sosial yang demokratis dan berkeadilan.
7. Meskipun pertumbuhan ekonomi meningkat tapi secara fundamental pembangunan ekonomi sangat rapuh.
8. Pembagunan tidak merata tampak dengan adanya kemiskinan di sejumlah wilayah yang justru menjadi penyumbang devisa terbesar seperti Riau, Kalimantan Timur, dan Irian. Faktor inilahh yang selantunya ikut menjadi penyebab terpuruknya perekonomian nasional Indonesia menjelang akhir tahun 1997.


daftar pustaka :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/kondisi-ekonomi-indonesia-pada-awal-masa-orde-baru/